Dinas PM-PTSP Halsel Terkesan ‘Acuh’ Program Vaksinasi Covid-19

Labuha – Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) terkesan ‘acuh’ pada Program Vaksinasi Covid-19 yang digalakkan Satgas Covid-19 Pemda Kabupaten Halmahera selatan (Halsel), semenjak beberapa bulan lalu.

Pasalnya, data Vaksinasi di Dinas Kesehatan yang didapat i-malut.com, dari mulainya digalakkan hingga hari ini, Senin Juni 2021, sebanyak 31 Pegawai Dinas PM-PTSP, belum ada satupun, baik Kepala Dinas sampai pegawai PPT, yang telah di Vaksin Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Imunisasi dan Survailens Dinas Kesehatan Halsel, Husen Alhadar, saat diwawancarai i-malut.com di Hotel Buana Lipu Desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (08/06/21) pagi.

Kata Husen, Dinkes Halsel sudah menggalakkan Vaksinasi untuk Pegawai lingkup Pemda Halsel, akan tetapi dari jumlah 2.359 pegawai diseluruh Dinas/Badan yang menjadi sasaran Vaksinasi baru 714 yang di Vaksin, sementara yang belum di Vaksin masih 1645 pegawai.

“Iya di Dinas PM-PTSP belum ada yang di Vaksin. Bukan hanya itu, Bagian perekonomian dan SDA, Inspektorat, Dinas PUPR, Diskoperindag, juga belum ada yang di Vaksin hingga penggalakkan pada senin 7 Juni 2021, kemarin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Vaksinasi Covid-19 menjadi program prioritas 100 hari kerja Bupati Usman Sidik, sehingga pihak Dinkes bakal terus melakukan penggalakkan Vaksinasi terutama untuk pegawai yang menjadi sasaran, hingga seluruhnya bisa di Vaksin.

“Dan sudah ada perintah dari Bupati jadi diharapkan agar seluruh pegawai disetiap dinas agar segera ikut Vaksinasi. Vaksin yang kami pakai yaitu Vaksin Astra Zeneca sudah teruji aman dan Halal, bahkan lebih bagus dari Vaksin yang dipakai sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, Plh. Kadis PM-PTSP, Apt Karima Nasaruddin S.Si,M.Kes, ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati Halsel, mengakui bahwa untuk Pegawai dinas PM-PTSP hingga saat ini belum ada satu pun yang di Vaksin.

“Iya masih Nol Persen, saya sendiri belum di Vaksin,” akunya.

Karima Beralasan bahwa pegawai Dinas PM-PTSP masih harus memeriksa kesehatan ke dokter agar mengetahui kondisi kesehatan, apakah siap di Vaksin atau tidak.

“Karena ada pegawai kami yang punya penyakit bawaan yang harus diperiksakan ke dokter, Termasuk saya juga akan ke dokter untuk periksa kesehatan”akunya.

Lanjutnya, setelah itu dirinya bersama seluruh pegawai Dinas PM-PTSP akan menunggu kedatangan Tim kesehatan Covid-19 bertandang ke Kantor dinas tersebut untuk melakukan Vaksinasi kepada seluruh pegawai yang dianggap siap di Vaksin.

“Memang Dinkes pernah menyurati Dinas PM-PTSP tapi karena kami dengar tim kesehatan Covid-19 akan ada program menjemput bola dengan datang ke setiap dinas untuk Vaksinasi jadi kami menunggu, padahal ada juga dibuka Vaksinasi masal kemarin,”tuturnya.

Ia menargetkan seluruh pegawai Dinas PM-PTSP bisa di Vaksin Covid-19 sebagai bentuk dukungan untuk memerangi Pandemi ini.

“Minimal 70 dan maksial 100 persen bisa ikut Vaksinasi Covid-19 ,” tutupnya. (fi)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Babinsa dan Kades Waitamela Kompak jaga Kamtibmas

Sanana -- Bintara Pembina Desa atau Babinsa di Desa Waitamela-Kec. Mangoli Timur, Kab. Kepulauan Sula, Kopda. Iip Saripudin didampingi Linmas (Jais Soamole) melakukan Komunikasi Sosial/Komsos dengan Kepala Desa (Kades),...

Jawab Keluhan, Direktur PDAM Tobelo Kunjungi Ruko-Kokotajaya

Tobelo -- Untuk menjawab berbagai keluhan pelanggan, Pjs Direktur PDAM Tobelo, Mahmud U Assagaf, bersama jajarannya kunjungi pelanggan yang berada di Desa Ruko dan Desa Kokotajaya Kecamatan Tobelo Utara,...

Peduli Antar Sesama, Lapas Kelas II A Berbagi...

Ternate -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate, berbagi sembako sebagai bentuk kepedulian antar sesama, guna meringankan beban kepada mereka yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kepala Lembaga...

Rutan Kelas II B Ternate berbagi Sembako kepada...

Ternate -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ternate, berbagi Sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) disejumlah Kelurahan yang tersebar di Kota...

Bupati Halut Lantik 15 Pejabat

Tobelo -- Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery, pada Rabu (28/7), tadi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 15 pajabat Eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut. Pelantikan...

Kejari Halut Resmi Umumkan Peraih Duta Hukum Daerah

Tobelo -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara (Halut), melalui panitia penjaringan Duta Hukum daerah setempat resmi menetapkan pemenang tahun ini jatuh kepada Desti Livia Pattipeiluhu (22 tahun) asal desa...

MPRS: Bupati STOP lakukan Pembohongan Publik

Sanana -- Majelis Rakyat Sula atau MPRS melalui Sekretaris Biro Politik Ridwan Tidore, mengkritisi Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM). MPRS menilai ada beberapa pernyataan Bupati Fifian...

Korem 152/Baabullah dan Polda Malut Gencar Lakukan Edukasi...

Ternate -- Sudah setahun lebih bangsa indonesia mengalami bencana non alam yakni Corona Virus Desese (covid-19). Tercacat, angka pasien yang terpapar terus meningkat. Meski demikian kesadaran masyarakat untuk mematuhi...

Babinsa dampingi pembagian BLT tahap IV di Desa...

Sanana -- BLT atau Bantuan Langsung Tunai terus dibagikan kepada warga Desa yang berhak selama masa Pandemi Covid-19, hal ini guna menopang hidup sebagian Masyarakat yang memang mengalami kesulitan...

BERITA UTAMA

Pembahasan Ranperda Terhalang Syarat Direksi BUMD, Why?

Sanana -- Spirit kinerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kepulauan Sula akhirnya terhalang pengurus (direksi-red) BUMD. Mengapa? Mereka...

ARTIKEL TERKAIT

Dinas PM-PTSP Halsel Terkesan ‘Acuh’ Program Vaksinasi Covid-19

Labuha – Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) terkesan ‘acuh’ pada Program Vaksinasi Covid-19 yang digalakkan Satgas Covid-19 Pemda Kabupaten Halmahera selatan (Halsel), semenjak beberapa bulan lalu.

Pasalnya, data Vaksinasi di Dinas Kesehatan yang didapat i-malut.com, dari mulainya digalakkan hingga hari ini, Senin Juni 2021, sebanyak 31 Pegawai Dinas PM-PTSP, belum ada satupun, baik Kepala Dinas sampai pegawai PPT, yang telah di Vaksin Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Imunisasi dan Survailens Dinas Kesehatan Halsel, Husen Alhadar, saat diwawancarai i-malut.com di Hotel Buana Lipu Desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (08/06/21) pagi.

Kata Husen, Dinkes Halsel sudah menggalakkan Vaksinasi untuk Pegawai lingkup Pemda Halsel, akan tetapi dari jumlah 2.359 pegawai diseluruh Dinas/Badan yang menjadi sasaran Vaksinasi baru 714 yang di Vaksin, sementara yang belum di Vaksin masih 1645 pegawai.

“Iya di Dinas PM-PTSP belum ada yang di Vaksin. Bukan hanya itu, Bagian perekonomian dan SDA, Inspektorat, Dinas PUPR, Diskoperindag, juga belum ada yang di Vaksin hingga penggalakkan pada senin 7 Juni 2021, kemarin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Vaksinasi Covid-19 menjadi program prioritas 100 hari kerja Bupati Usman Sidik, sehingga pihak Dinkes bakal terus melakukan penggalakkan Vaksinasi terutama untuk pegawai yang menjadi sasaran, hingga seluruhnya bisa di Vaksin.

“Dan sudah ada perintah dari Bupati jadi diharapkan agar seluruh pegawai disetiap dinas agar segera ikut Vaksinasi. Vaksin yang kami pakai yaitu Vaksin Astra Zeneca sudah teruji aman dan Halal, bahkan lebih bagus dari Vaksin yang dipakai sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, Plh. Kadis PM-PTSP, Apt Karima Nasaruddin S.Si,M.Kes, ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati Halsel, mengakui bahwa untuk Pegawai dinas PM-PTSP hingga saat ini belum ada satu pun yang di Vaksin.

“Iya masih Nol Persen, saya sendiri belum di Vaksin,” akunya.

Karima Beralasan bahwa pegawai Dinas PM-PTSP masih harus memeriksa kesehatan ke dokter agar mengetahui kondisi kesehatan, apakah siap di Vaksin atau tidak.

“Karena ada pegawai kami yang punya penyakit bawaan yang harus diperiksakan ke dokter, Termasuk saya juga akan ke dokter untuk periksa kesehatan”akunya.

Lanjutnya, setelah itu dirinya bersama seluruh pegawai Dinas PM-PTSP akan menunggu kedatangan Tim kesehatan Covid-19 bertandang ke Kantor dinas tersebut untuk melakukan Vaksinasi kepada seluruh pegawai yang dianggap siap di Vaksin.

“Memang Dinkes pernah menyurati Dinas PM-PTSP tapi karena kami dengar tim kesehatan Covid-19 akan ada program menjemput bola dengan datang ke setiap dinas untuk Vaksinasi jadi kami menunggu, padahal ada juga dibuka Vaksinasi masal kemarin,”tuturnya.

Ia menargetkan seluruh pegawai Dinas PM-PTSP bisa di Vaksin Covid-19 sebagai bentuk dukungan untuk memerangi Pandemi ini.

“Minimal 70 dan maksial 100 persen bisa ikut Vaksinasi Covid-19 ,” tutupnya. (fi)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER