Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana — Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kemudian berimbas negatif ke Masyarakat? Maka jawabannya, Iya. Kenapa?

Hasil telusur awak media i-malut.com yang mendatangi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sula, di Desa Mangega-Kec. Sanana Utara. Selasa, (15/6), bahwa, tidak bisa melakukan pelayanan dengan alasan terjadi gangguan jaringan.

”Tidak bisa Pak, karena ada gangguan jaringan”, ujar Petugas yang berada di loket Pelayanan.

Saat itu salah satu masyarakat Ingin melakukan cetak Kartu Keluarga (KK) terbaru karena ada keperluan di Ambon. Disebutkan Masyarakat ini tercatat sebagai Warga Kepulauan Sula.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Gangguan Jaringan diduga hanya alasan belaka, terbukti KK bisa dicetak namun menggunakan tanggal mundur yakni tanggal 24/4/2021 dengan Barcode Kepala Dinas Lama, Bambang Fataruba.

Keras Dugaan, Pelantikan Kadis Capil yang baru, yang tidak melalui mekanisme yang benar menjadikan pelayanan kepada warga masyarakat Sula terganggu, hal ini diakibatkan Kadis Capil yang baru Umi Kulsum belum mempunyai Barcode Pelayanan.

Bukan hanya itu JARKOMDAT, atau dikenal Jaringan Komunikasi Data di Dinas Catatan Sipil Kepulauan Sula akan diputus, jika hari Kamis Jabatan Kepala Dinas Tidak dikembalikan.

Informasi ini didapatkan dari salah satu sumber yang enggan dipublikasikan namanya, serta merujuk pada teguran dari Kemendagri melalui Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil tanggal 11/6/2021 lalu.

Petugas di loket juga membenarkan, bahwa akibat adanya pergeseran kepemimpinan di Dinas catatan sipil Kepsul, terjadi gangguan yang berimbas terhentinya pelayanan kepada masyarakat.

Apakah terjadinya gangguan jaringan ini akibat terjadi pergantian Kepala Dinas? Akibat ini semua masyarakat terkena imbasnya, seperti saya juga, tanya pemohon cetak KK tadi.

”Iya kurang lebih seperti itu…”, ujar petugas loket yang terdiri dari 2 orang perempuan dan seorang laki-laki.

Sementara itu patut diduga, akibat pergantian Kadis Capil yang Unprosedural, maka layanan Perekaman dan Percetakan KTP-EL, OASE serta pembahruan data (Update) Kependudukan tidak bisa dilakukan di Dinas Catatan Sipil Kab. Kepsul. Padahal Dinas ini merupakan pelayanan administrasi kependudukan secara online.

Sayangnya ketika awak media i-malut.com coba menemui Kepala Dinas, beliau sedang keluar kantor.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Jawab Keluhan, Direktur PDAM Tobelo Kunjungi Ruko-Kokotajaya

Tobelo -- Untuk menjawab berbagai keluhan pelanggan, Pjs Direktur PDAM Tobelo, Mahmud U Assagaf, bersama jajarannya kunjungi pelanggan yang berada di Desa Ruko dan Desa Kokotajaya Kecamatan Tobelo Utara,...

Peduli Antar Sesama, Lapas Kelas II A Berbagi...

Ternate -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate, berbagi sembako sebagai bentuk kepedulian antar sesama, guna meringankan beban kepada mereka yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kepala Lembaga...

Rutan Kelas II B Ternate berbagi Sembako kepada...

Ternate -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ternate, berbagi Sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) disejumlah Kelurahan yang tersebar di Kota...

Bupati Halut Lantik 15 Pejabat

Tobelo -- Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery, pada Rabu (28/7), tadi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 15 pajabat Eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut. Pelantikan...

Kejari Halut Resmi Umumkan Peraih Duta Hukum Daerah

Tobelo -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara (Halut), melalui panitia penjaringan Duta Hukum daerah setempat resmi menetapkan pemenang tahun ini jatuh kepada Desti Livia Pattipeiluhu (22 tahun) asal desa...

MPRS: Bupati STOP lakukan Pembohongan Publik

Sanana -- Majelis Rakyat Sula atau MPRS melalui Sekretaris Biro Politik Ridwan Tidore, mengkritisi Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM). MPRS menilai ada beberapa pernyataan Bupati Fifian...

Korem 152/Baabullah dan Polda Malut Gencar Lakukan Edukasi...

Ternate -- Sudah setahun lebih bangsa indonesia mengalami bencana non alam yakni Corona Virus Desese (covid-19). Tercacat, angka pasien yang terpapar terus meningkat. Meski demikian kesadaran masyarakat untuk mematuhi...

Babinsa dampingi pembagian BLT tahap IV di Desa...

Sanana -- BLT atau Bantuan Langsung Tunai terus dibagikan kepada warga Desa yang berhak selama masa Pandemi Covid-19, hal ini guna menopang hidup sebagian Masyarakat yang memang mengalami kesulitan...

Jalan Raya Dijadikan Lahan Bongkar Muat Barang

Ternate -- Aktivitas bongkar muat barang di Kota Ternate masih dilakukan di badan jalan, namun pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate seakan tak berdaya menyikapi...

BERITA UTAMA

Pembahasan Ranperda Terhalang Syarat Direksi BUMD, Why?

Sanana -- Spirit kinerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kepulauan Sula akhirnya terhalang pengurus (direksi-red) BUMD. Mengapa? Mereka...

ARTIKEL TERKAIT

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana — Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kemudian berimbas negatif ke Masyarakat? Maka jawabannya, Iya. Kenapa?

Hasil telusur awak media i-malut.com yang mendatangi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sula, di Desa Mangega-Kec. Sanana Utara. Selasa, (15/6), bahwa, tidak bisa melakukan pelayanan dengan alasan terjadi gangguan jaringan.

”Tidak bisa Pak, karena ada gangguan jaringan”, ujar Petugas yang berada di loket Pelayanan.

Saat itu salah satu masyarakat Ingin melakukan cetak Kartu Keluarga (KK) terbaru karena ada keperluan di Ambon. Disebutkan Masyarakat ini tercatat sebagai Warga Kepulauan Sula.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA