Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana — Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang.

Infomasi yang berhasil dihimpun dari Iwan Baha, Kabid. Mutasi, Promosi dan Pengembangn Karir Aparatur BKD Prov. Malut seakan menjadi petunjuk penting, bahwasannya ada dugaan Konspirasi antara Bupati Fifian dan Ajudan, sehingga menimbulkan pertanyaan, Bupati Sula atau ajudannya yang berbohong?

”Saya sendiri yang menyampaikan surat tersebut ke Pegawai Provinsi, yang bertugas sebagai Ka. Samsat di Sanana, karena Kami berpikir ini pihak yang Netral sehingga Surat tersebut tidak akan disalahgunakan”, ungkap Iwan Baha melalui sambungan telepon, Sabtu (19/6).

Iwan begitu yakin jika surat tersebut sampai ke tangan Bupati Fifian, karena ada tanda terima.

”Jika Bupati Sula mengatakan belum menerima surat tersebut, maka patut diduga ada yang putar bale (bohong-red), karena Kami bukan hanya menerima Tanda terima Surat yang ditandatangani Ajudan Bupati, namun juga ada dokumen Photo Penyerahan Surat”, lanjut Iwan Baha.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Pejabat BKD Provinsi ini kemudian mengirimkan Tanda Terima Surat, dan juga Photo dokumen penyerahan Surat kepada awak media i-malut.com.

Dua lembar Photo yang dikirimkan, memperlihatkan Pejabat Provinsi yang berdinas di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul)-Kota Sanana sebagai KUPTB Samsat Kepsul, menyerahkan Surat kepada Ajudan Bupati bernama M.A Nur Ali. Penyerahan surat tersebut dilakukan di Istana Daerah (ISDA), pada Selasa 15 Juni 2021, pukul 15.00 WIT.

Sebelumnya Awak media juga sudah mengkonfirmasi pejabat Provinsi yang membawa surat tersebut, Pria paruh baya bernama lengkap Kamaluddin S. Buamona ini membenarkan bahwa dirinya sudah mengantar surat tersebut ke ajudan Bupati Fifian Adeningsi Mus, di Istana Daerah.

Banyak kalangan menilai, Bupati Sula FAM sudah melakukan Pembohongan Publik, demi menghindar dari arahan Gubernur Malut Abd. Gani Kasuba yang memerintahkan agar menganulir SK Pemberhentian dan Pengangkatan sejumlah pejabat di Pemda Sula karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Babinsa dan Kades Waitamela Kompak jaga Kamtibmas

Sanana -- Bintara Pembina Desa atau Babinsa di Desa Waitamela-Kec. Mangoli Timur, Kab. Kepulauan Sula, Kopda. Iip Saripudin didampingi Linmas (Jais Soamole) melakukan Komunikasi Sosial/Komsos dengan Kepala Desa (Kades),...

Jawab Keluhan, Direktur PDAM Tobelo Kunjungi Ruko-Kokotajaya

Tobelo -- Untuk menjawab berbagai keluhan pelanggan, Pjs Direktur PDAM Tobelo, Mahmud U Assagaf, bersama jajarannya kunjungi pelanggan yang berada di Desa Ruko dan Desa Kokotajaya Kecamatan Tobelo Utara,...

Peduli Antar Sesama, Lapas Kelas II A Berbagi...

Ternate -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate, berbagi sembako sebagai bentuk kepedulian antar sesama, guna meringankan beban kepada mereka yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kepala Lembaga...

Rutan Kelas II B Ternate berbagi Sembako kepada...

Ternate -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ternate, berbagi Sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) disejumlah Kelurahan yang tersebar di Kota...

Bupati Halut Lantik 15 Pejabat

Tobelo -- Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery, pada Rabu (28/7), tadi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 15 pajabat Eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut. Pelantikan...

Kejari Halut Resmi Umumkan Peraih Duta Hukum Daerah

Tobelo -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara (Halut), melalui panitia penjaringan Duta Hukum daerah setempat resmi menetapkan pemenang tahun ini jatuh kepada Desti Livia Pattipeiluhu (22 tahun) asal desa...

MPRS: Bupati STOP lakukan Pembohongan Publik

Sanana -- Majelis Rakyat Sula atau MPRS melalui Sekretaris Biro Politik Ridwan Tidore, mengkritisi Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM). MPRS menilai ada beberapa pernyataan Bupati Fifian...

Korem 152/Baabullah dan Polda Malut Gencar Lakukan Edukasi...

Ternate -- Sudah setahun lebih bangsa indonesia mengalami bencana non alam yakni Corona Virus Desese (covid-19). Tercacat, angka pasien yang terpapar terus meningkat. Meski demikian kesadaran masyarakat untuk mematuhi...

Babinsa dampingi pembagian BLT tahap IV di Desa...

Sanana -- BLT atau Bantuan Langsung Tunai terus dibagikan kepada warga Desa yang berhak selama masa Pandemi Covid-19, hal ini guna menopang hidup sebagian Masyarakat yang memang mengalami kesulitan...

BERITA UTAMA

Pembahasan Ranperda Terhalang Syarat Direksi BUMD, Why?

Sanana -- Spirit kinerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kepulauan Sula akhirnya terhalang pengurus (direksi-red) BUMD. Mengapa? Mereka...

ARTIKEL TERKAIT

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana — Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang.

Infomasi yang berhasil dihimpun dari Iwan Baha, Kabid. Mutasi, Promosi dan Pengembangn Karir Aparatur BKD Prov. Malut seakan menjadi petunjuk penting, bahwasannya ada dugaan Konspirasi antara Bupati Fifian dan Ajudan, sehingga menimbulkan pertanyaan, Bupati Sula atau ajudannya yang berbohong?

”Saya sendiri yang menyampaikan surat tersebut ke Pegawai Provinsi, yang bertugas sebagai Ka. Samsat di Sanana, karena Kami berpikir ini pihak yang Netral sehingga Surat tersebut tidak akan disalahgunakan”, ungkap Iwan Baha melalui sambungan telepon, Sabtu (19/6).

Iwan begitu yakin jika surat tersebut sampai ke tangan Bupati Fifian, karena ada tanda terima.

”Jika Bupati Sula mengatakan belum menerima surat tersebut, maka patut diduga ada yang putar bale (bohong-red), karena Kami bukan hanya menerima Tanda terima Surat yang ditandatangani Ajudan Bupati, namun juga ada dokumen Photo Penyerahan Surat”, lanjut Iwan Baha.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA