Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati Sula Berbohong

Sanana — Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Kader Nasdem DPD. Kab. Kepsul, Fataha Fataruba. Kepada media ini Fataha menduga FAM berbohong (Bafoya-red), Sabtu, (19/6).

”Tidak mungkin seorang Ajudan Bupati berani menyembunyikan surat untuk Bupati, dan sebaliknya seorang Ajudan pasti loyal dengan atasannya yakni Ibu Fifian, sehingga saya khawatir menyangkut pernyataan Ibu Bupati, Ajudan bisa dikorbankan”, ungkap Fataha yang menganalisis kasus tersebut.

Surat teguran Gubernur Maluku Utara yang ditandatangani Sekretaris Provinsi itu, menyangkut persoalan Pemberhentian dan Pengangkatan sejumlah Pejabat di Sula yang menabrak sejumlah aturan. Surat itu sendiri dilayangkan tanggal 11 Juni 2021.

Lebih lanjut Fataha Fataruba mengira Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus, memang sengaja mengabaikan teguran Gubernur.

”Jangankan Gubernur, Mendagri saja dia abaikan kok, apa talalu kong (mereka itu memangnya siapa-red), Saya khawatir jika sikap Bupati terus seperti ini maka daerah kita akan termarjinalkan”, sahut Fataha kepada awak media.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Dirinya juga mendesak Kepada Gubernur Maluku Utara untuk serius menyikapi hal ini, karena ini persoalan aturan yang dilanggar Bupati FAM, dalam mutasi massal pejabat kepsul.

Terakhir Fataha prihatin terhadap Bupati FAM, jika diawal kepemimpinan saja sudah banyak kebohongan, bagaimana kedepannya nanti.

”Diawal kepemimpinan saja sudah banyak bafoya, bagaimana kedepan nanti, kasiang (kasihan-red) tong pung Daerah”, tutup Fataha.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Babinsa dan Kades Waitamela Kompak jaga Kamtibmas

Sanana -- Bintara Pembina Desa atau Babinsa di Desa Waitamela-Kec. Mangoli Timur, Kab. Kepulauan Sula, Kopda. Iip Saripudin didampingi Linmas (Jais Soamole) melakukan Komunikasi Sosial/Komsos dengan Kepala Desa (Kades),...

Jawab Keluhan, Direktur PDAM Tobelo Kunjungi Ruko-Kokotajaya

Tobelo -- Untuk menjawab berbagai keluhan pelanggan, Pjs Direktur PDAM Tobelo, Mahmud U Assagaf, bersama jajarannya kunjungi pelanggan yang berada di Desa Ruko dan Desa Kokotajaya Kecamatan Tobelo Utara,...

Peduli Antar Sesama, Lapas Kelas II A Berbagi...

Ternate -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate, berbagi sembako sebagai bentuk kepedulian antar sesama, guna meringankan beban kepada mereka yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kepala Lembaga...

Rutan Kelas II B Ternate berbagi Sembako kepada...

Ternate -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ternate, berbagi Sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) disejumlah Kelurahan yang tersebar di Kota...

Bupati Halut Lantik 15 Pejabat

Tobelo -- Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery, pada Rabu (28/7), tadi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 15 pajabat Eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut. Pelantikan...

Kejari Halut Resmi Umumkan Peraih Duta Hukum Daerah

Tobelo -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara (Halut), melalui panitia penjaringan Duta Hukum daerah setempat resmi menetapkan pemenang tahun ini jatuh kepada Desti Livia Pattipeiluhu (22 tahun) asal desa...

MPRS: Bupati STOP lakukan Pembohongan Publik

Sanana -- Majelis Rakyat Sula atau MPRS melalui Sekretaris Biro Politik Ridwan Tidore, mengkritisi Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM). MPRS menilai ada beberapa pernyataan Bupati Fifian...

Korem 152/Baabullah dan Polda Malut Gencar Lakukan Edukasi...

Ternate -- Sudah setahun lebih bangsa indonesia mengalami bencana non alam yakni Corona Virus Desese (covid-19). Tercacat, angka pasien yang terpapar terus meningkat. Meski demikian kesadaran masyarakat untuk mematuhi...

Babinsa dampingi pembagian BLT tahap IV di Desa...

Sanana -- BLT atau Bantuan Langsung Tunai terus dibagikan kepada warga Desa yang berhak selama masa Pandemi Covid-19, hal ini guna menopang hidup sebagian Masyarakat yang memang mengalami kesulitan...

BERITA UTAMA

Pembahasan Ranperda Terhalang Syarat Direksi BUMD, Why?

Sanana -- Spirit kinerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kepulauan Sula akhirnya terhalang pengurus (direksi-red) BUMD. Mengapa? Mereka...

ARTIKEL TERKAIT

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati Sula Berbohong

Sanana — Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Kader Nasdem DPD. Kab. Kepsul, Fataha Fataruba. Kepada media ini Fataha menduga FAM berbohong (Bafoya-red), Sabtu, (19/6).

”Tidak mungkin seorang Ajudan Bupati berani menyembunyikan surat untuk Bupati, dan sebaliknya seorang Ajudan pasti loyal dengan atasannya yakni Ibu Fifian, sehingga saya khawatir menyangkut pernyataan Ibu Bupati, Ajudan bisa dikorbankan”, ungkap Fataha yang menganalisis kasus tersebut.

Surat teguran Gubernur Maluku Utara yang ditandatangani Sekretaris Provinsi itu, menyangkut persoalan Pemberhentian dan Pengangkatan sejumlah Pejabat di Sula yang menabrak sejumlah aturan. Surat itu sendiri dilayangkan tanggal 11 Juni 2021.

Lebih lanjut Fataha Fataruba mengira Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus, memang sengaja mengabaikan teguran Gubernur.

”Jangankan Gubernur, Mendagri saja dia abaikan kok, apa talalu kong (mereka itu memangnya siapa-red), Saya khawatir jika sikap Bupati terus seperti ini maka daerah kita akan termarjinalkan”, sahut Fataha kepada awak media.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA