Plh Ketua PMI Halut, Kembali Imbau Masyarakat Taat Prokes

Tobelo — Meningkatnya pasien Positif Covid-19 di Halmahera Utara (Halut), kini menjadi perhatian serius untuk organisasi kemanusian Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.
Dimana, melalui Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Halut, A.Rahman Tjereni, pada Sabtu (24/7), kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap taat pada Protokol Kesehatan (Prokes).

“Hingga kini Tim Covid-19 Kabupaten Halut mencatat data pasien terkonfirmasi Covid-19 tertanggal 24 Juli 2021 sebanyak 2003 orang pasien, sedangkan untuk pasien yang sembuh sebanyak 561 orang pasien dan yang meninggal sebanyak 17 orang pasien. Angka atau jumlah tersebut meningkat siknifikan jika di bandingkan dengan komulatif terkonfirmasi positif, sembuh dan meninggal dunia tahun 2020 lalu, jadi patut taat Prokes,” jelas Plh Ketua PMI Halut.

Menurut, Plh Ketua PMI Halut, A.Rahman Tjereni, saat dikonfirmasi oleh media, usai melakukan briefing bersama relawan di Gedung Hibua Lamo yang juga dijadikan sebagai Posko Covid-19 Halut, dia mengatakan bahwa Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Halmahera Utara disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Salah satu akibat dari peningkatan ini adalah kurangnya kesadaran kita sebagai masyarakat dan selalu menganggap remeh akan wabah Covid-19 ini,” ucapnya.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Dia juga mengatakan, segala bentuk upaya sosialisasi, edukasi dan tindakan preventif dalam pencegahan maupun penanganan oleh Tim Covid-19 Halut yang begitu padat, namun tidak ada hasil yang baik, karena masih meningkatnya akumulatif pasien Positif Covid-19 di Halut pada setiap hari.

“Berbagai tindakan pencegahan yang sudah Tim Covid-19 ini lakukan, mulai Sosialisasi, Edukasi sampai tindakan preventif, namun masih saja ada laporan tiap hari mengenai penambahan pasien positif,” tutur dia.

Disamping itu dia menambahkan, kalau dilihat dari tindakan pencegahan dan penanganan Tim Covid-19 Halut, sudah cukup maksimal sesuai dengan petunjuk teknis pelaksana, hanya saja masyarakat masih belum sadar dengan adanya wabah ini. Seperti tidak menggunakan masker saat keluar rumah, masih juga ada kegiatan-kegiatan dengan jumlah yang cukup banyak untuk kepentingan pribadinya dan masih juga ada sebagian masyarakat percaya dengan Informasi hoax yang beredar.

“Kapan waktu kita akan sadar dengan situasi Pandemi saat ini, apakah harus kita terjangkit dulu baru mulai kita sadari, kita harus liat dan pahami realita saat ini, fungsikan pikiran normal dan positif kita dan jangan mudah menyerap informasi-informasi hoax yang banyak beredar, dan juga jangan terlalu panik dengan situasi ini cukup jalankan Protokol Kesehatan dalam keseharian kita serta ikuti penerapan sosialisasi dan edukasi dari Tim Satgas Covid-19,” tegasnya.

Diakhir dari semua itu, Rahman mengingatkan dengan nada imbau, agar masyarakat Halut, jadikan tindakan kewajiban pribadi untuk selalu menjaga kesehatan menjalankan dan selalu melaksankan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk meminimalisir terjadinya penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan keluarga dan masyarakat. Karena tindakan seperti itu adalah bentuk tindakan kerja sama antara masyarakat dengan tim kerja satgas Covid-19.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Plh Ketua PMI Halut, Kembali Imbau Masyarakat Taat Prokes

Tobelo — Meningkatnya pasien Positif Covid-19 di Halmahera Utara (Halut), kini menjadi perhatian serius untuk organisasi kemanusian Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.
Dimana, melalui Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Halut, A.Rahman Tjereni, pada Sabtu (24/7), kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap taat pada Protokol Kesehatan (Prokes).

“Hingga kini Tim Covid-19 Kabupaten Halut mencatat data pasien terkonfirmasi Covid-19 tertanggal 24 Juli 2021 sebanyak 2003 orang pasien, sedangkan untuk pasien yang sembuh sebanyak 561 orang pasien dan yang meninggal sebanyak 17 orang pasien. Angka atau jumlah tersebut meningkat siknifikan jika di bandingkan dengan komulatif terkonfirmasi positif, sembuh dan meninggal dunia tahun 2020 lalu, jadi patut taat Prokes,” jelas Plh Ketua PMI Halut.

Menurut, Plh Ketua PMI Halut, A.Rahman Tjereni, saat dikonfirmasi oleh media, usai melakukan briefing bersama relawan di Gedung Hibua Lamo yang juga dijadikan sebagai Posko Covid-19 Halut, dia mengatakan bahwa Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Halmahera Utara disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Salah satu akibat dari peningkatan ini adalah kurangnya kesadaran kita sebagai masyarakat dan selalu menganggap remeh akan wabah Covid-19 ini,” ucapnya.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA