Tokoh Muda Mangon soroti Kebijakan Sekda, Wakil Bupati dan Bupati Sula yang saling berbenturan

Sanana — Semoga saja Aparatur Sipil Negara atau ASN lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) tidak kebingungan terkait beberapa kebijakan yang dikeluarkan Sekda dan Wakil Bupati berupa Edaran, serta satu Undangan dari Keluarga Bupati Kepsul Fifian Adeninsi Mus (FAM). Pasalnya semua serba berbenturan.

Hal ini disoroti Janwar, tokoh Pemuda Desa Mangon-Sanana, Minggu (25/7).

”Beta (Saya) melihat inkonsistensi dari Edaran Wakil Bupati, Sekda dan Surat Undangan Keluarga Ibu Bupati, khawatir ASN Kepsul akan kebingungan”, ungkap Janwar kepada Imalut.com

Janwar menjelaskan, pada 5 Juli 2021 Wakil Bupati mengeluarkan edaran dengan No. 009/333/KS/VII/2021 tentang langkah antisipasi Penyebaran Covid-19, yang isi edaran tersebut salah-satunya adalah WFH atau Work From Home yang artinya bekerja dirumah.

Surat Edaran Wakil Bupati Kepsul

Ironisnya belum ada edaran pencabutan dari edaran Wakil Bupati, tiba-tiba tanggal 22 Juli 2021, muncul edaran dari Sekda dengan No. 800/258/SETDA-KS/VII/2021 tentang Kewajiban Apel pagi, tercatat Senin, Selasa, Kamis dan Jumat diagendakan Apel bersama, di Kantor Bupati atau juga di ISDA.

”Edaran Pak Wakil dan Pak Sekda itu berbenturan, ditambah lagi Undangan acara Syukuran dari Keluarga Bupati FAM, yang membuat hampir semua Kepala OPD berangkat ke Bobong, pada Kamis dan Jumat, itu semakin berbenturan semuanya”, pungkas Janwar.

Surat Edaran Sekda Kepsul.

Undangan Syukuran Bupati Kepsul.

Tidak konsisten serta buruknya Koordinasi antar lembaga pada Pemda Kepsul dibawah Kepemimpinan FAM-SAH dikhawatirkan membuat bingung ASN Sula.

”Pasti bingung, karena kebijakan mereka saling berbenturan, atau mereka memang kerap seperti ini, seperti terbiasa tabrak aturan”, tutup Janwar.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tokoh Muda Mangon soroti Kebijakan Sekda, Wakil Bupati dan Bupati Sula yang saling berbenturan

Sanana — Semoga saja Aparatur Sipil Negara atau ASN lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) tidak kebingungan terkait beberapa kebijakan yang dikeluarkan Sekda dan Wakil Bupati berupa Edaran, serta satu Undangan dari Keluarga Bupati Kepsul Fifian Adeninsi Mus (FAM). Pasalnya semua serba berbenturan.

Hal ini disoroti Janwar, tokoh Pemuda Desa Mangon-Sanana, Minggu (25/7).

”Beta (Saya) melihat inkonsistensi dari Edaran Wakil Bupati, Sekda dan Surat Undangan Keluarga Ibu Bupati, khawatir ASN Kepsul akan kebingungan”, ungkap Janwar kepada Imalut.com

Janwar menjelaskan, pada 5 Juli 2021 Wakil Bupati mengeluarkan edaran dengan No. 009/333/KS/VII/2021 tentang langkah antisipasi Penyebaran Covid-19, yang isi edaran tersebut salah-satunya adalah WFH atau Work From Home yang artinya bekerja dirumah.

Surat Edaran Wakil Bupati Kepsul

Ironisnya belum ada edaran pencabutan dari edaran Wakil Bupati, tiba-tiba tanggal 22 Juli 2021, muncul edaran dari Sekda dengan No. 800/258/SETDA-KS/VII/2021 tentang Kewajiban Apel pagi, tercatat Senin, Selasa, Kamis dan Jumat diagendakan Apel bersama, di Kantor Bupati atau juga di ISDA.

”Edaran Pak Wakil dan Pak Sekda itu berbenturan, ditambah lagi Undangan acara Syukuran dari Keluarga Bupati FAM, yang membuat hampir semua Kepala OPD berangkat ke Bobong, pada Kamis dan Jumat, itu semakin berbenturan semuanya”, pungkas Janwar.

Surat Edaran Sekda Kepsul.

Undangan Syukuran Bupati Kepsul.

Tidak konsisten serta buruknya Koordinasi antar lembaga pada Pemda Kepsul dibawah Kepemimpinan FAM-SAH dikhawatirkan membuat bingung ASN Sula.

”Pasti bingung, karena kebijakan mereka saling berbenturan, atau mereka memang kerap seperti ini, seperti terbiasa tabrak aturan”, tutup Janwar.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER